Kamis, 11 Juni 2009

Tampil Nyanyi






Ini dia foto terbaru waktu dika tampil di sekolahan kelas 2.. waktu itu dika disuruh pake baju ungu tambah gambar anggur, ya jadilah dika bawa anggur... eh lucu nggak sich.. susahnya, dika nggak punya baju warna ungu, abisnya senang sama pink... jadi papa dan mama kalang kabut tuh ke mall cari kaus warna ungu... nah, di mall juga susah cari yang ungu... huh.. ada-ada aja ya....



Ini saudara-saudara sepupuku yang tinggal di Bulungan.. ada Kakak Shasa, Dior dan Gama.... mereka waktu idul fitri lalu pada ke Samarinda... jadi rame dech.. Kakak Shasa cantik kan, dan Dior sama Gama juga ganteng-ganteng... hayooo yang naksir minta izin dika dulu ya...

Gayaku jaman dulu




Ini waktu aku umur berapa ya.. coba liat lilin ultahnya... eh, ada enam... berarti waktu itu aku ultah ke-6.. kok ada ompongnya? tp cantik nggak ya?

foto jadul adikku




iya. ini kan foto-foto adikku Fachriedo Berlin Siahaan yang jadul... lucu-lucu ya... sayang kalau nggak ditampilkan... dari pada hilang, mendingan tarus di webku...

Sabtu, 07 Maret 2009

Pakaian Bali




Papa harus pakaian Bali di tempat wisata ini. Sebab katanya di situ tempat suci, semua orang yang datang harus pakaian sopan. Papa dari hotel cuma pake celana pendek dan kaus kutang, jadi ya harus ganti yang begitu dah. Tapi, kok pantes aja.
Orang bule juga waktu pake kostum orang Bali juga pantes ya...

Oh Tana Lot






Kalau liburan ke Bali, tidak cukup kalau cuma 4 hari. Dika masih belum puas. Pokoknya kalau ke sini lagi, maunya 10 hari. Biar puas menjelajah semua daerah. Mulai yang di atas gunung sampai ke tengah laut. Mulai dari yang tradisional sampai yang modern.
Pokoknya Dika kepengen lagi. Nanti liburan tahun 2009, pas naik kelas 3 SD, Dika mau nagih sama papa dan mama ke Bali.
Makanya Dika juga menabung terus agar bisa kesampaian. Nanti dari Bali, Dika mau ke Bandung. Soalnya belum pernah ke sana. Kata orang Bandung bagus ya...

Temannya Siapa Ya?






Ke tempat wisata di Bali memang lengkap ya.. Dari pantai, kita bisa ke daerah hulu seprti Sangeh yang terkenal banyak monyetnya. Monyet-monyet di Sangeh ini, kata yang yang jaga, punya empat kelompok geng.
Kelompok pertama itu yang ada di depan pintu masuk tempat wisata Sangeh. Tiap kelompok ini punya pemimpin yang terkuat diantara mereka.
Lucu juga sich, masa pasukan kelompok di depan itu tidak berani masuk ke dalam lokasi wisata yang hutan-hutan bersih. Mereka cuma menyambut tamu yang datang sampai pintu masuk. Di sana mereka mendapat makanan kacang yang dibawa pengunjung.
Dika, Ade Ridho, Mama dan Papa senang banget dikerumunin sama monyet. Dika sampe teriak-teriak, Mama dan Ade juga. Cuma papa tuh yang kayanya nggak teriak-teriak... abis papa motret terus sich....